Setelahjadi 1 solid bodi, ternyata part yang kita inginkan tidak seperti ini. Misalkan kita menginginkan elbow dengan bidang lurusnya sama panjang. Langkah pertama kita bisa menggunakan feature offset surface. Kita offset pada surface yang di ujung, dan kita berikan nominal 0. Pada Offset surface ini, ketika kita masukkan nominal 0, maka
Untukmembuatnya menjadi sink atau washtafel yang cekung dan tidak memiliki sudut menyiku, lembaran Solid Surface Material dipotong dan disambung menggunakan lem khusus. Keistimewaannya, sambungan antar bahan tidak terlihat/seamless dan mulus, seolah menyatu dengan lainnya menjadi sebuah kreasi desain yang benar-benar indah.
Bahanbaku pembuatan solid surface terdiri dari akrilik, epoksida, resin polyester, bubuk bauksit, serta pigmen warna. Kadang-kadang ditambahkan pula serbuk kaca ke dalamnya untuk meningkatkan kuat tekan pada solid surface yang dihasilkannya.
Jikabatu marmer atau batu granit memiliki pori-pori pada permukaannya, maka solid surface tidak memiliki pori-pori. Hal ini membuat solid surface sangat cocok digunakan untuk Top Table Kitchen Set. Solid surface juga tahan terhadap goresan, benturan dan panas. Tetapi bukan berarti solid surface tidak bisa tergores sama sekali.
FungsiPerintah SWEEP di AutoCAD Perintah SWEEP pada aplikasi AutoCAD berfungsi untuk membuat objek 3D Solid atau 3D Surface dengan cara menyapu objek 2D terhadap objek yang kita pilih sebagai SWEEP Path (jalur sweep). Objek 2D tertutup bisa kita SWEEP menjadi objek 3D Solid atau 3D Surface.
Langkahlangkah memasang solid surface white atau warna lain bisa dilakukan dengan cara berikut ini. Persiapkan kabinet dengan posisi yang diinginkan. Pastikan permukaannya sudah bersih dan rata. Siapkan multipleks dengan ketebalan 12 mm untuk duduk kan akrilik solid yang akan ditempel kan.
BilioniteSolid Surface adalah barang artifisial pengganti batu alam seperti marmer dan granit. Salah satu keunggulannya adalah higienis dan tidak berpori, y
Pembuatandg metode cor solid cor kombinasi nantikan video selanjutnyaBahan yg dipakai Menggunakan resin tahan panas Merryhill FR-P Untuk pem
ruZuL. Halo sobat SolidWorks User Indonesia. . .Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga baik – baik saja, Tutorial SolidWorks kali ini akan memberikan tips n tricks untuk membuat bentukan surface seperti gambar dibawah. Bagaimana menurut anda?? menarikkan. . . Mau tau cara membuatnya??? yuukk ikuti langkah –langkah dibawah ini Buat 2 Plane barudenganmenggunakan Front Plane sebagaiReferensiUtama, misalsayamembuat Plane 1 denganjarak 130 mm dan Plane 2 denganjarak 15 mm. 2. Setelah itu buat Sketch seperti pada gambar dibawah dengan Sketch Plane yaitu Top Plane, Sketch ini akan menjadi jalurnya. 3. Buat Sketch Profile 1 pada Plane 1 menggunakan 3 Point Arc, contoh seperti pada gambar dibawah. Ada satu point yang diberi add relation Pierce terhubung dengan jalur yang telah dibuat sebelumnya. 4. Buat Sketch Profile 2 pada Plane 2, contoh seperti pada gambar dibawah menggunakan 3 Point Arc. Dengan cara yang sama, ada satu point yang diberi add relation Pierce terhubung dengan jalur yang telah dibuat sebelumnya. 5. Buat bentuk lengkukannya dengan menggunakan fitur Lofted Surface, dengan memilih kedua profile yang telah dibuat. Contoh sebagai berikut. 6. Buat Sketch Profile seperti pada gambar dibawah, setelah itu gunakan Extruded Surface dengan pengaturan seperti pada gambar dibawah. Nantinyabentukantersebut akan memotong lengkukan yang telah dibuat, sehingga bagian ujung-ujungnya membentuk lingkaran. 7. Setelah dibuat bentukan extruded, lalu gunakan Trim Surface untuk memotong bagian dari bentuk lengkukan yang sudah dibuat. Face yang berwarna ungu yaitu face yang tidakdihilangkan. 8. Setelah itu gunakan Circular Pattern untuk memperbanyak bentuk lengkukan tersebut sehingga menjadi seperti gambar dibawah. 9. Lalu Hide bentuk extruded lingkaran yang sebelumnya digunakan sebagai pemotong surface. 10. Setelah itu gunakan Knit Surface untuk menyatukan beberapa surface yang telah jadi. 11. Buat ketebalannya dengan menggunakan Thicken. Maka hasilnya seperti gambar dibawah ini. Bagaimana sobat SolidWorks User Indonesia? mudahkan cara membuatnya. . . Demikian Tips n Tricks kali ini, semoga bermanfaat untuk pengguna SolidWorks semua. Selamat mencoba. . .God Bless, Technical Support Yohanes Related posts
31 Agu Kategori Induk ARSITEKTUR & DESIGN Diperbarui Senin, 26 Oktober 2015 0853 Ditayangkan Senin, 31 Agustus 2009 2258 Ditulis oleh admin1 Dilihat 16782 Cetak E-mail 31 Agu Sebuah dapur tentu tidak lengkap rasanya tanpa kehadiran table top. Bagian dapur yang satu ini tidak hanya memberikan tampilan yang lebih indah, namun juga sangat fungsional sebagai alas bekerja. Hal terpenting yang harus diketahui bahwa saat ini kesehatan sudah menjadi issue utama dalam kehidupan masyarakat, karena banyak makhluk-makhluk kecil berbahaya yang tidak tampak oleh mata kita. Karena itu pemilihan material untuk table top juga harus dipertimbangkan terhadap masalah higienis ini. Letaknya yang berada di bagian atas floor cabinet, tentu menjadikannya tempat yang nyaman untuk meracik dan memotong bahan makanan. Bahkan, tak jarang panci yang masih panas pun diletakkan di atasnya. Akibat beban yang disandangnya tidak ringan, maka dibutuhkan bahan material yang berkualitas agar table top bertahan lama. Kini di pasaran, beragam bahan untuk membuat table top banyak ditawarkan. Mulai dari kualitas rendah sampai tinggi serta jenis mampu bertahan hingga bertahun-tahun. Jenis bahan table top yang ada saat ini diantaranya kayu, granit, marmer, High Pressure Laminate atau yang dikenal dengan sebutan formika, keramik, dan stainless steel. Bahan granit menjadi bahan material yang paling banyak diminati. Keindahan motif dan warna yang dimiliki memang menunjang tampilan dapur menjadi lebih berkelas, mewah, dan elegan. Kekuatan bahan alam inipun tidak tertandingi dari bahan lainnya. Hanya saja, harga granit yang cukup tinggi membuat banyak orang urung membelinya. Terkait kerasnya bahan alam ini, apabila pemrosesan dikerjakan secara manual, maka nilai keindahan granit akan berkurang karena kerapihannya tidak terjamin. Selain itu sambungan antara granit umumnya akan tampak dengan jelas. Namun, kini telah ada bahan material table top yang tampilannya serupa granit dengan harga yang lebih terjangkau, namanya Solid Surface Material, yang dipasarkan sekitar Rp 1,5 juta/m’, harga tersebut sudah terfabrikasi. Penamaan Solid Surface Material dikarenakan sifat bahannya yang padat tidak berpori. Bentuknya seperti plastik tebal, terbuat dari campuran modified acrylic resin dengan beberapa mineral tambang tertentu. Walau berbahan dasar plastik, tampilan solid surface material tetap indah dengan motif dan warna layaknya granit dan marmer sungguhan. Di pasaran, Solid Surface Material dijual dalam bentuk lembaran. Untuk merek SUNRAY, Solid Surface Material produksi dalam negeri dengan teknologi Eropa, dijual dengan ukuran 80 cm x 300 cm dengan tebal 8 mm dan 12 mm. “Solid Surface Material sebenarnya telah digunakan sejak tahun 70-an di Amerika Serikat, namun baru masuk ke Indonesia tahun 80-an. Kini kita telah dapat membuat bahan ini sendiri tanpa tergantung import produk dari luar negeri. Kualitasnya pun sesuai dengan standard internasional yang diakui oleh ICPA/ International Cast Polymer Association yang berbasis di Amerika, hal ini dijelaskan oleh Kenneth Ardiyan, CEO PT Industri Dagang Kadanka Utama atau yang lebih dikenal dengan IDKU, produsen Solid Surface Material terkemuka di Indonesia dengan merek KelebihanSifat bahan yang tidak berpori, mudah dalam pemrosesannya, dapat diperbaharui, serta elegan ini ternyata memiliki kelebihan dengan tidak membiarkan bakteri, lumut dan jamur berkembang biak di dalamnya. Ini akibat tidak adanya cela yang berpotensi membuat serpihan makanan dan kotoran masuk kedalamnya. Apabila tergores, bahan ini juga dapat dipoles ulang dengan alat/mesin sederhana, sehingga kebersihan dan kehigienisan dapur tetap terjaga dalam waktu lama. Kelebihan inilah yang tidak dimiliki oleh bahan marmer dan granit, karena keduanya memiliki pori-pori pada permukaannya. Proses pengerjaan dan pemasangan bahan ini pada dapur juga tergolong mudah, karena hanya menggunakan mesin/alat pertukangan kayu biasa. Ini dimungkinkan, karena bahan Solid Surface Material fleksibel dan tidak sekeras granit asli. Sifat ini jugalah yang membuatnya mudah diolah menjadi bentuk-bentuk 3 dimensi yang dikreasikan perancang. Bahkan bahan ini dapat dilengkung hingga berukuran diameter 40 cm. Karena itulah fungsinya dapat lebih beragam, tidak hanya sebagai table top saja. Panel dinding, meja counter, pelapis kolom, sink, washtafel, dan bathtube dapat dibuat engan bahan ini. Untuk membuatnya menjadi sink atau washtafel yang cekung dan tidak memiliki sudut menyiku, lembaran Solid Surface Material dipotong dan disambung menggunakan lem khusus. Keistimewaannya, sambungan antar bahan tidak terlihat/seamless dan mulus, seolah menyatu dengan lainnya menjadi sebuah kreasi desain yang benar-benar indah. Cara yang sama juga dilakukan untuk membentuk beragam benda-benda lain sesuai keinginan. Tetap Ada Kekurangan Walau memiliki segudang kelebihan, ternyata bahan ini juga memiliki beberapa kekurangan. Selain kekuatannya masih kalah dengan granit alam, ketahanan goresnya juga agak berkurang jika digunakan dalam jangka waktu lama. Namun, bukan berarti tampilan dapur, dalam hal ini table top, selamanya akan kusam dan tidak lagi indah jika tidak diganti. Lewat pemolesan ulang, tampilan Solid Surface Material dapat mulus dan warnanya kembali seolah baru lagi. Biaya pemolesan ulang ini sekitar Rp Sebaiknya, pemolesan ulang dilakukan sebagai bagian dari proses perawatan dan hendaknya dilakukan secara berkala setiap 6 bulan —1 tahun sekali walaupun permukaannya tidak tergores. Sedangkan untuk perawatan harian, sangat mudah, cukup dilap dengan kain bersih setiap kali setelah digunakan. Kekurangan yang ada juga tidak membuat Solid Surface Material ditinggalkan oleh para konsumennya. Beragam kelebihan yang dimiliki tetap menjadikannya kian diminati dewasa ini. Namun, hendaknya konsumen berhati-hati dalam memilih produk Solid Surface Material yang ada. Karena di pasaran beredar juga solid surface-solid surface yang tidak memenuhi standard dan tidak terjamin kualitasnya. Umumnya, produk tersebut mempunyai ketebalan yang tidak merata, berpori, warna cepat kusam, koleksi warna yang tidak menarik, bahkan ada yang melapiskan permukaannya dengan bahan kimia tertentu namun akan mengelupas bagian atasnya/coating-nya sehingga terlihat kusam dan tidak mengkilap lagi. Add comment Artikel Terpopuler Online User Kami memiliki 34 guests dan tidak ada anggota yang online
RumahCom- Solid surface adalah material alas meja dan lantai yang merupakan bagian dari sebuah konstruksi bangunan. Solid surface adalah material sintetis yang terbuat dari campuran resin dan akrilik. Untuk Anda yang hendak menggunakan solid surface, hendaklah mengetahui ciri, karakteristik, serta kekurangan dan kelebihannya. Simak artikel berikut yang akan membahas solid surface, diantaranya Apa Itu Solid Surface?Ciri atau Karakteristik Solid SurfaceKelebihan Solid SurfaceKekurangan Solid Surface 12 Bahan Bangunan Rumah Berkualitas dan Daftar Harga TerlengkapSimak 12 bahan bangunan rumah berkualitas dan daftar harganya di sini! Apa Itu Solid Surface? Solid surface membuattampilan meja mirip dengan granit dan marmer. Foto Solid surface adalah material tiruan dari granit dan marmer. Hal ini dikarenakan bahan bangunan tersebut memang sengaja diproduksi sedemikian rupa agar mempunyai rupa menyerupai material granit atau pun material marmer. Adapun bahan-bahan yang digunakan untuk membuat solid surface umumnya terdiri dari akrilik, polyester, dan pigmen warna. Tips granit terkena noda, gunakan kain yang lembut untuk membersihkan permukaan granit dan hindari menggosoknya terlalu keras. Kebanyakan orang mengaplikasikan solid surface pada meja dapur island maupun lemari kabinet. Karena mempunyai pori-pori yang sangat kecil, permukaan meja yang dilapisi dengan solid surface tidak akan mudah kotor. Ada pula beberapa yang mencoba memasang material ini pada dinding bangunan. Namun sayangnya, solid surface kurang cocok digunakan untuk menutupi lantai karena tekstur permukaannya yang cukup licin. Biasanya, akrilik yang digunakan memiliki campuran pigmen warna atau butiran marmer. Karena berasal dari campuran berbagai bahan inilah material ini disebut sintetis. Selain dapat diterapkan sebagai permukaan meja, solid surface juga bisa diaplikasikan pada beberapa bagian ruangan rumah. Misalnya sebagai alas untuk mempercantik permukaan dinding dan alas untuk permukaan lantai. Mau beli rumah yang pilihan modelnya cantik-cantik di area Pamulang? Cek pilihan rumahnya dengan harga mulai dari Rp400 jutaan di sini! Ciri atau Karakteristik Solid Surface Solid surface memiliki tekstur yang licin. Foto Jika Anda berniat menggunakan solid surface, maka untuk membedakan material campuran resin dan akrilik ini dengan granit atau marmer, Anda harus memperhatikan karakteristik atau ciri khasnya sebagai berikut. Permukaan yang Licin Solid surface memiliki ciri utama, yakni permukaannya licin dan mirip granit atau marmer. Maka dari itu, Anda harus berhati-hati jika mengaplikasikan material ini sebagai lantai rumah. Baiknya material ini tidak digunakan untuk lantai. Ringan Salah satu hal yang membedakan material sintetis ini dengan material granit atau marmer adalah bobotnya yang ringan. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk memindahkan dan memasangnya. Pori-Pori Kecil Selain licin, karakteristik utama material solid surface adalah memiliki pori-pori yang kecil. Dengan begitu perlu Anda ketahui bahwa, material ini tidak akan menyerap kotoran dan air. Fleksibel Salah satu alasan banyak orang menggunakan material ini adalah memiliki tingkat fleksibilitas yang baik. Ini akan memudahkan saat memvariasikan bentuk alas meja atau lantai. Kelebihan Solid Surface Solid surface memiliki beberapa kelebihan, salah satunya memiliki banyak varian. Foto Sebelum memilih solid surface sebagai bagian dari material di rumah Anda, simak 6 kelebihan solid surface dibawah ini Lebih Kuat Benturan artinya tumbukan dari benda tumpul. Biasanya keramik, marmer, atau granit yang terbentur dengan tekanan yang cukup kuat akan menjadi pecah berkeping-keping. Namun berbeda dengan solid surface, material ini memiliki ketahanan yang tinggi apabila dikenai benturan yang kuat. Ini disebabkan solid surface mempunyai susunan pori-pori yang kuat sehingga materialnya menjadi tidak getas. Lebih Ringan Dibandingkan dengan marmer atau granit, bobot yang dimiliki oleh solid surface jauh lebih ringan. Bahan-bahan pembentuknya yang terdiri atas akrilik, polyester, dan pigmen warna menghasilkan jumlah bobot yang tidak terlalu berat. Itulah kenapa solid surface lebih banyak digunakan untuk menutupi permukaan meja dibandingkan dengan material lainnya. Banyak Pilihan Seakan tidak mau kalah dengan keramik, pabrik pembuat solid surface kini memproduksi material ini dengan beraneka ragam variasi warna, motif, dan bentuk. Tidak hanya solid surface yang bercorak menyerupai granit, bahkan saat ini sudah banyak solid surface yang memiliki corak menyerupai batu alam yang lainnya. Tentu saja ini merupakan sebuah kabar baik karena akan memudahkan Anda dalam menentukan mana solid surface yang paling tepat sesuai desain yang ingin dibuat. Elastis Tahukah Anda, solid surface mempunyai tingkat elastisitas yang cukup baik. Hal ini membuatnya bisa dibending atau dibengkokkan untuk menciptakan kesan tertentu. Tidak hanya itu, solid surface pun dapat disambung dengan garis pertemuan pada sambungan yang nyaris tidak kelihatan. Bisa Dipoles Ulang Walaupun solid surface mempunyai tingkat ketahanan yang tinggi, tetapi permukaannya lambat laun bisa mengalami kerusakan. Sebagai contoh, warnanya menjadi pudar serta adanya goresan di beberapa sudut permukaannya. Namun Anda tidak perlu khawatir, semua kerusakan tersebut bisa diatasi dengan memoles permukaannya kembali. Mudah Dibersihkan Salah satu penyebab kenapa permukaan suatu material cepat kotor adalah besarnya pori-pori penyusunnya sehingga kotoran akan tertahan di dalam pori-pori tersebut. Berbeda dengan solid surface yang mempunyai pori-pori berukuran sangat kecil dengan tekstur yang cukup licin. Secara praktis, kotoran pun tidak akan terjebak di dalam pori-pori penyusun solid surface. Kalau pun kotor, permukaan solid surface ini gampang sekali dibersihkan. Kekurangan Solid Surface Solid surface juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya mudah tergores. Foto Selain kelebihan yang harus Anda ketahui sebelum mengaplikasikan solid surface, Anda juga harus memperhatikan kekurangannya sebagai berikut. Mudah Tergores Namanya juga material buatan, jangan heran kalau solid surface bisa tergores apabila terkena benda berujung tajam dengan tekanan yang cukup kuat. Misalnya jika Anda sering memotong bahan makanan di atas meja yang dihiasi solid surface, cepat atau lambat permukaan meja tadi akan dipenuhi oleh bekas goresan. Tapi tak perlu terlalu khawatir karena solid surface dapat dipoles kembali. Terlalu Licin Solid surface memiliki tekstur permukaan yang sangat licin. Saking licinnya tekstur tersebut, kita bisa mengatakannya hampir seperti kaca. Licinnya tekstur solid surface di satu sisi bisa menjadi kelebihannya karena memiliki kilau yang dapat bertahan lama dan berkesan mewah. Tetapi di sisi yang lain, solid surface akan cukup membahayakan apabila dipakai untuk lantai kamar mandi. Mahal Sebagian besar toko bangunan menjual solid surface dengan banderol yang cukup mahal. Mahalnya harga tersebut tentu saja berbanding lurus dengan kualitas yang dimilikinya. Namun oleh karena harga yang tinggi tadi, tidak begitu banyak masyarakat kita yang tertarik menggunakan solid surface dibandingkan dengan marmer atau granit. Itulah tadi penjelasan mengenai material solid surface beserta karakteristik, kelebihan, serta kekurangannya, yang dapat Anda jadikan bahan pertimbangan sebalum mengaplikasikan solid surface pada hunian Anda. Tonton video berikut untuk mengetahui model rumah sederhana tapi indah! Hanya yang percaya Anda semua bisa punya rumah Tanya Tanya ambil keputusan dengan percaya diri bersama para pakar kami
You can convert boundary surface and trim surface features into solid features using a Create Solid option, provided the surface features can create a closed volume from the Create Solid option was formerly called the Try to form solid option. In previous releases, you had to knit the surface manually before you could convert the surface into a solid. To convert a boundary surface into a solid, click , and in Options and Preview, click Create solid. To convert a trim-surface feature into a solid, click and in Surface Split Options, click Create solid.
cara membuat solid surface